Kandungan Bawang Merah Untuk Kesehatan Tubuh

Berikut Kandungan Bawang Merah Untuk Kesehatan Tubuh

Mungkin saat ini bahwa bawang merah dikenal hanyalah bumbu masak yang dapat menyedapkan makanan. Ketahui kandungan bawang merah untuk kesehatan tubuh!

Selamat datang di http://obatpenyuburkandungansupayacepathamil.alfianherbal.com/ salah satu situs resmi milik alfian herbal yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia. Pada kesempatan kali ini , kami akan berbagi informasi seputar kesehatan yang akan meliputi kandungan bawang merah untuk kesehatan tubuh.

Kandungan bawang merah untuk kesehatan tubuh | Manfaat bawang merah yang membuatnya fenomenal di dunia medis adalah kemampuannya dalam memerangi kanker dan berbagai penyakit berbahaya. Ia juga dapat dijadikan sumber antioksidan yang sangat ampuh untuk memerangi radikal bebas di dalam tubuh.

Bawang merah pada umumnya digunakan sebagai bumbu masakan. Bawang merah kerap kali menjadi bumbu wajib pada masakan, karena bawang merah menjadi semacam penguat rasa bagi masakan. Selain itu, bawang merah adalah makanan padat nutrisi yang berarti yang rendah kalori dan tinggi nutrisi bermanfaat seperti vitamin, mineral dan antioksidan.

Bawang merah (Allium cepa var ascalonicum (L) Back) merupakan sejenis tanaman yang menjadi bumbu berbagai masakan di dunia, berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, kemudian dibudidayakan di daerah dingin, sub-tropis maupun tropis. Umbi bawang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur.

Kandungan Yang Terdapat Dalam Bawang Merah

Kandungan Yang Terdapat Dalam Bawang MerahBawang merah mengandung beberapa senyawa yang penting bagi tubuh antara lain vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi, tanaman ini juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan bawang merah lainnya yaitu sebagai obat tradisional. Bawang merah digolongkan sebagai tanaman obat karena mengandung efek antiesptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin akan diubah menjadi asam piruvat, ammonia, dan alliisin sebagai anti mikroba yang bersifat bakterisida. Adapun enzim yang berperan dalam merubah senyawa alliin adalah enzim alliinase.

Bawang merah merupakan tanaman berumbi lapis, tinggi 60 – 1,20 cm, umbi lapis berkembang baik, berbentuk bulat telur, bulat atau bulat pipih tertekan; bentuk dan besarnya sangat bervariasi dengan tebal 4 – 15 cm, dengan atau tanpa umbi lapis tambahan. Daun roset, akar lebih pendek dari ibu tangkai bunga payung, tangkai bunga 3kali panjang mahkota bunga atau lebih, kepala oval sampai bulat me manjang dantumpul, dengan garis tengah berwarna hijau di bagian tengahnya putih kehijauan atau violet, panjang 4-6 mm. Tangkai benang sari mempunyai pangkal lebih besar dengan bakal buah tiga ruangan. Tanaman ini berasal dari Asia Barat yaitu Palestina dan masuk ke Indonesia melalui India. Berikut adalah klasifikasi tanaman bawang merah. (Prabowo, 2007).

Pada garis besarnya dikenal 2 jenis bawang merah yaitu bawang merah biasa (Alliumascolanum) dan bawang merah bombay (Allium cepa L.). Allium ascolonicum dikenaldengan bawang merah blambangan merupakan jenis bawang merah yang banyak digunakan. Senyawa Aktif Bawang Merah Allisin dan Alliin Alliin berupa hemihidrat yang tidak berwarna C6H11NO2S.½H2O bentuk jarumtumpul yang diperoleh dari hasil rekristalisasi menggunakan pelarut aseton. Titik leburnya 164-166oC (dengan mengeluarkan gas), praktis larut dalam air.

-Allisin dan Alliin bersifat hipolipidemik, yaitu dapat menurunkan kadar kolesteroldarah. Mengonsumsi satu suing bawang merah segar dapat meningkatkan kadalkolesterol baik (HDL) sebesar 30 %. Senyawa ini juga berfungsi sebagaiantiseptik, yaitu menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

-Flavonoid Bahan aktif ini dikenal sebagai antiinflamasi atau anti radang. Jadi, bawang merah bisa digunakan untuk menyembuhkan radang hati (hepatitis), radang sendi(arthritis), radang tonsil (tonsillitis), radang pada cabang tenggorokan (bronchitis),serta radang anak telinga (atitis media). Flavonoid juga berguna sebagai bahan antioksidan alamiah, sebagai bakterisida, dan dapat menurunkan kolesterol jahat(LDL) dalam darah secara efektif.

-Alilpropil disulfide Seperti flavonoid, senyawa ini juga bersifat hipolipidemik atau mampumenurunkan kadar lemak darah. Khasiat lainnya yaitu sebagai antiradang. Kandungan sulfur dalam bawang merah sangat baik untuk mengatasi reaksiradang, terutama radang hati, bronchitis, maupun kongesti bronchial

-Fitosterol adalah golongan lemak yang hanya bisa diperoleh dari minyak tumbuh-tumbuhan atau yang lebih dikenal sebagai lemak nabati. Jenis lemak ini cukupaman untuk dikonsumsi, termasuk oleh para penderita penyakit kardiovaskuler. Oleh karena itu, penggunanya justru akan menyehatkan jantung.

-Flavonol bersama kuersetin dan kuersetin glikosida, memiliki efek farmakologissebagai bahan antibiotic alami. Hal ini dikarenakan kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan virus, bakteri, maupun cendawan. Senyawa ini juga mampu bertindak sebagai antikoagulan dan anti kanker.

-Pektin Bahan ini merupakan golongan polisakarida yang sukar dicerna. Oleh karena itu,seperti pada flavonoid, pektin bersifat menurunkan kadar kolesterol. Senyawa ini juga mempunya kemampuan mengendalikan pertumbuhan bakteri. Saponin Saponin termasuk senyawa penting dalam bawang merah, yang memiliki cukup banyak khasiat. Senyawa ini berperan sebagai antikoagulan, yang berguna untuk mencegah penggumpalan darah.

-Saponin juga dapat berfungsi sebagaiekspektoran, yaitu mengencerkan dahak.

-Tripropanal sulfoksida Ketika umbi bawang merah diiris atau dilukai, akan keluar gas tripropanalsulfoksida. Gas ini termasuk salah satu senyawa aktif eteris dalam bawang merahyang menyebabkan keluarnya air mata (lakrimator). Agar mata tidak pedih dan berair saat mengiris bawang merah, simpanlah bawang merah dalam lemari pendingin selama kurang lebih 30 menit. Bersamaan dengan keluarnya tripropanalsulfoksida, akan muncul pula bau menyengat yang merupakan aroma khas bawang merah. Bau ini berasal dari senyawa propil disulfide dan propilmetildisulfide. Ketika bawang merah ditumis atau digoreng, senyawa ini menebarkanaroma harum. Baik tripropanal sulfoksida, propil disulfida, maupun propilmetil disulfide dapat berfungsi sebagai stumulansia atau perangsang aktivitas fungsiorgan-organ tubuh. Jadi, senyawa-senyawa ini sangat berguna untuk merangsangfungsi kepekaan saraf maupun kerja enzim pencernaan.

Manfaat Bawang Merah Untuk Kecantikan

Selain bermanfaat untuk kesehatan, bawang merah juga bermanfaat untuk kecantikan wajah Anda. Manfaat bawang merah untuk kecantikan mungkin tidak banyak yang tahu, siapa yang mengira bahwa bumbu dapur ini dapat merawat kecantikan wajah Anda. Salah satu manfaat dari bawang merah yaitu untuk mengobati jerawat.

Caranya yaitu dengan menghaluskan bawang merah hingga menjadi pasta, kemudian oleskan pada bagian wajah yang berjerawat. Selain untuk mengobati jerawat, manfaat lainnya yaitu dapat menghaluskan kulit wajah Anda.

Manfaat Bawang Merah Untuk Wajah

Manfaat bawang merah untuk wajah yang lainnya yaitu untuk menghilangkan bekas noda hitam di wajah. Jerawat yang sering timbul di wajah biasanya meninggalkan bekas noda hitam yang sulit dihilangkan.

Dengan menggunakan bawang merah ini, Anda dapat menghilangkan bekas noda hitam tersebut secara alami dan membuat wajah Anda menjadi lebih cerah. Demikian yang dapat kami sampaikan , semoga artikel sederhana yang kami kutip ini bermanfaat untuk anda semua. Terimakasih atas kunjungannya.

Terus kunjungi situs http://obatpenyuburkandungansupayacepathamil.alfianherbal.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya, karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga : Obat Herbal Endometriosis

Kandungan Bawang Merah Untuk Kesehatan Tubuh