Kebiasaan Yang Membuat Keputihan Tidak Mau Pergi

Inilah Kebiasaan Yang Membuat Keputihan Tidak Mau Pergi

Keputihan memang sering di alami oleh para perempuan, baik itu yang masih remaja atau pun yang sudah berumah tangga sekalipun. Maka dari itu simak kebiasaan yang membuat keputihan tidak mau pergi!

Selamat datang dan terimakasih karena telah berkunjung ke salah satu situs resmi milik Alfian Herbal yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi seputarkebiasaan yang membuat keputihan tidak mau pergi.

Kebiasaan yang membuat keputihan tidak mau pergi –, Sama halnya dengan siklus menstruasi, keluarnya lendir keputihan dapat terjadi secara berkala sebelum atau sesudah periode menstruasi dijalani oleh seorang wanita. Dengan demikian, kondisi ini pada umumnya adalah hal yang wajar yang akan dialami setiap wanita didunia. Bahkan keluarnya cairan dari bagian organ kewanitaan adalah respon tubuh secara alami untuk membersihkan organ genital perempuan dari infeksi dan mengeluarkan sel-sel mati yang dibawah bersama dengan keluarnya lendir dibagian organ tersebut. Keputihan juga akan dialami oleh ibu hamil, yang mana keputihan jenis ini kaitannya adalah dengan kehamilan, yakni dengan adanya kenaikan hormon pada ibu hamil.

Kebiasaan Yang Membuat Keputihan Tidak Mau PergiSaat mengalami keluarnya cairan keputihan, wanita akan mengeluarkan sejumlah lendir dari bagian organ genitalnya. Lendir ini diproduksi atau dikeluarkan dari bagian leher rahim dan kelenjar dalam organ genital yang mana cairan ini keluar dengan membawa sel-sel mati serta bakteri yang masuk kedalam bagian organ kewanitaan.

Jumlah, tekstur kekentalan dan warna dari cairan keputihan yang keluar umumnya akan bergantung pada siklus menstruasi yang dialami oleh seseorang. Pada lendir yang normal, cairan yang keluar umumnya bening hingga keputihan, tidak mengeluarkan bau dan tidak juga disertai dengan rasa perih atau gatal-gatal yang timbul dibagian organ kewanitaan.

Apabila anda mengalami keluarnya cairan keputihan dengan gejala yang berbeda, maka sebaiknya waspadai kondisi ini. Misalkan seperti, adanya perubahan pada warna kekentalan lendir, jumah lendir yang berlebihan, timbulnya bau anyir dan tidak sedap pada cairan, adanya rasa gatal atau mungkin adanya pendarahan diluar waktu menstruasi.

Kondisi ini adalah gejala-gejala dari keputihan yang tidak normal. Setiap wanita akan terancam dengan jenis keputihan yang satu ini. Keputihan tidak normal atau yang disebut dengan keputihan patologis adalah kondisi yang terjadi sebab adanya benda asing, bakteri, jamur, kuman, virus dan mikroorganisme lain yang masuk kebagian organ kewanitaan dan menginfeksi bagian tersebut.

Berikut beberapa kebiasaan buruk pemicu keputihan tidak mau pergi-pergi

-Mengenakan celana jeans ketat

Celana jeans skinny memang selalu tren tapi hanya untuk fungsi fesyen. “Banyak wanita dengan infeksi jamur, bertambah keluhannya karena memakai celana jeans ketat. Pasalnya, celana jeans ketat berisiko meningkatkan iritasi,” jelas Millheiser. “Celana jeans ketat juga menghambat aliran udara ke vagina, menyebabkan peningkatan suhu genital dan kelembapan. Padahal, jamur sangat suka hidup di tempat yang lembap. Jadi, buatlah diri Anda nyaman dengan celana longgar setidaknya selama Anda masih menderita infeksi jamur.
 
-Berhubungan seks

Lebih baik menunggu sampai infeksi teratasi, barulah berhubungan seks. Jika tidak, Anda berisiko mengiritasi daerah vulvovaginal, kata Millheiser. Alasan lainnya adalah infeksi jamur dapat menular ke pasangan Anda. Jika Anda memang benar-benar ingin berhubungan seks, setidaknya gunakanlah kondom.
 
-Douching

Vagina Anda dapat membersihkan diri sendiri sehingga Anda tak perlu membersihkan bagian dalamnya. “Douching mengubah keseimbangan jamur dan bakteri di dalam vagina. Akibatnya, jamur semakin berkembang dan infeksi bertambah parah,” kata Millheiser. 
 
-Mengenakan pakaian dalam yang salah

“Jamur berkembang dalam lingkungan yang hangat dan lembap,” kata Millheiser. “Memakai pakaian dalam yang tidak memungkinkan udara bergerak bebas atau yang tidak memungkinkan vagina bernapas bebas akan meningkatkan risiko infeksi.” Jadi, alih-alih memilih pakaian dalam dari bahan sintetis, sebaiknya kenakan pakaian dalam dari bahan katun.
 
-Makan banyak gula

Beberapa data penelitian menunjukkan bahwa mengonsmsi gula sederhana dapat membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi jamur atau memperburuk gejala infeksi. Jika Anda cenderung mudah terkena infeksi jamur, lebih baik hindari gula untuk sementara waktu untuk periksa apakah hal itu membuat perbedaan, kata Millheiser.
 
-Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One menemukan bahwa orang yang terlalu sering mengonsumsi karbohidrat sederhana, lebih rentan mendapatkan infeksi jamur. Roti putih, pasta, dan sejenisnya cepat berubah menjadi gula di dalam tubuh Anda. Alkohol dan keju juga mengandung jamur (ragi). “Penelitian lebih lanjut tentang hubungan antara infeksi dengan konsumsi pangan masih perlu dilakukan. Tetapi, selama infeksi Anda belum sembuh sebaiknya hindari makanan yang mengandung ragi,” kata Millheiser lagi.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai Kebiasaan Yang Membuat Keputihan Tidak Mau Pergi, semoga artikel sederhana yang kami kutip ini bermanfaat untuk anda semua khususnya untuk wanita yang sudah mulai mengalami merasakan timbulnya keputihan yang selain haid ini. Terimakasih atas kunjungannya..

Terus kunjungi situs http://obatpenyuburkandungansupayacepathamil.alfianherbal.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Kebiasaan Yang Membuat Keputihan Tidak Mau Pergi