Jual Obat Herbal Penyubur Kandungan Agar Cepat Hamil Yang Aman Tanpa Efeksamping.

Pemeriksaan Yang Harus Dilakukan Setelah Melahirkan

Memeriksakan diri ke dokter kandungan bukan hanya dilakukan selama kehamilan. Setelah melahirkan anda juga perlu memeriksakan diri ke dokter untuk menjaga kesehatan setelah melahirkan. Ini dia Pemeriksaan Yang Harus Dilakukan Setelah Melahirkan.

Pemeriksaan Yang Harus Dilakukan Setelah Melahirkan

Pemeriksaan Yang Harus Dilakukan Setelah Melahirkan | Banyak yang mengira bahwa pasca persalinan tidak perlu lagi melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan. Kalaupun ada, lebih sering dilakukan untuk bayi dibandingkan untuk ibu. Pandangan tersebut sayangnya tidak tepat. Pemeriksaan pasca melahirkan tidak kalah penting dengan pemeriksaan selama kehamilan.

Bahwa, WHO pun menyatakan hal yang senada. Banyak komplikasi (penyulit) yang bisa terjadi setelah persalinan, baik pada ibu maupun bayi. Karena itu, pemeriksaan pasca persalinan penting untuk mendeteksi adanya komplikasi tersebut dan menanganinya dengan segera.

WHO merekomendasikan setiap ibu melakukan pemeriksaan setidaknya empat kali setelah melahirkan. Berikut ini adalah pemeriksaan yang harus dilakukan oleh ibu berdasarkan waktu pasca melahirkan.

  • 24 jam pertama

Dalam 24 jam pasca melahirkan umumnya ibu masih menjalani perawatan dengan menggunakan fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, atau klinik bersalin. Ibu akan menjalani pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, denyut jantung, dan jumlah darah yang keluar dari vagina. Selain itu, dokter maupun bidan akan menanyakan rasa nyeri dan intensitasnya.

  • Dalam 48-72 jam

Bila ibu menjalani persalinan alami tanpa penyulit apapun, umumnya di hari ketiga, ibu sudah tidak dirawat dengan fasilitas kesehatan lagi. Sebelum pulang ke rumah, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan suhu dan jumlah perdarahan.

Bila ibu mengalami demam (suhu tubuh di atas 37,5oC), biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk melihat apakah ada tanda infeksi atau tidak. Selain itu, jumlah perdarahan pun akan dipantau karena seharusnya di hari kedua dan ketiga, jumlah darah yang keluar tidak sebanyak hari pertama.

Bagi ibu yang melahirkan melalui operasi caesar, umumnya di hari kedua ibu akan dimotivasi untuk mulai bergerak ringan, seperti miring ke kiri dan kanan kemudian duduk. Aktivitas tersebut tentu harus dilakukan secara bertahap dengan bantuan keluarga atau perawat. Baca Juga : Obat Keputihan Berlebih

Setelah operasi caesar, ibu biasanya diperbolehkan pulang ke rumah usai 5 hari menjalani perawatan, dengan catatan tidak ada penyulit lain seperti demam atau infeksi saluran kemih.

  • Akhir minggu pertama atau minggu kedua

Seminggu atau dua minggu pasca persalinan, ibu dianjurkan untuk melakukan kontrol ke dokter kandungan atau bidan untuk melakukan beberapa pemeriksaan mengenai hal-hal berikut ini, yaitu:

– Ukuran rahim. Dokter akan memeriksa apakah rahim sudah kembali ke ukuran semula atau yang disebut involusi melalui pemeriksaan fisik dan ultrasonografi (USG).
– Luka bekas jahitan. Bila ibu melahirkan normal, dokter akan memeriksa kondisi area vagina dan jahitan (bila ada robekan saat persalinan). Dokter akan menilai apakah masih ada iritasi dan apakah bagian yang telah dijahit sudah tampak menyatu. Bila ibu menjalani operasi caesar, dokter akan menilai luka operasi, apakah sudah mengering, adakah cairan yang keluar, bila ada, apa warna cairan dan apakah cairan tersebut berbau.
– Buang air kecil dan buang air besar. Dokter akan menanyakan apakah ibu mengalami gangguan buang air kecil seperti tidak bisa menahan keluarnya air seni atau gangguan buang air besar seperti konstipasi.
– Payudara. Dokter atau bidan akan memeriksa payudara untuk melihat apakah ada pembengkakan dan infeksi karena umumnya di minggu pertama proses menyusui masih sulit, sehingga payudara menjadi bengkak dan terjadi infeksi.
– Suasana hati. Mungkin tampak sepele, tetapi pemeriksaan kesehatan mental pun tak kalah penting. Kejadian baby blues atau bahkan depresi pasca persalinan sering kali terjadi dalam dua minggu pertama setelah melahirkan, sehingga pemeriksaan mood dan emosi ibu pun penting. Walatra Berry Jus

  • Enam minggu pasca persalinan

Setelah selesai masa nifas atau sekitar enam minggu pasca persalinan, ibu akan menjalani pemeriksaan darah untuk melihat apakah ada anemia (kekurangan sel darah merah) atau tidak. Selain itu, di waktu ini ibu juga bisa berdiskusi dengan tenaga medis mengenai pilihan kontrasepsi yang akan digunakan.

Itulah sederet Pemeriksaan Yang Harus Dilakukan Setelah Melahirkan. Sekarang anda paham bukan, bahwa pemeriksaan pasca melahirkan sama pentingnya dengan pemeriksaan selama kehamilan. Jadi, jangan lewatkan hal ini ya. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Jangan Salah, Keputihan Pun Bisa Dialami Oleh Anak-Anak

Pemeriksaan Yang Harus Dilakukan Setelah Melahirkan

«
»

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *